Yang kami hormati Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI: Bapak DR. Saur Hasugian, M.Th,

Yang kami hormati Gubernur Sulawesi Utara: Bapak Dr. S.H. Sarundajang,

Yang kami hormati Gubernur Kalimantan Tengah: Bapak DR. Teras A. Narang, SH,

Yang kami hormati Wali Kota Batu: Bapak Eddy Rumpoko dan Muspida Kota Batu,

Yang kami hormati Ketua PGLII: Bapak DR. Sulfianus Reimas,

Yang kami hormati Pimpinan Gereja/Lembaga Gerejawi dan para Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat Kota Batu,

Yang kami hormati para Peserta dan Pembicara KTN ke-50 YPPII Batu serta para Undangan yang kami kasihi,

 

Bapak, Ibu, Saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus,

KTN 2013 menetapkan tema:

RAYAKAN TAHUN KESEJAHTERAAN (Yesaya 45:3)

Dan Subtema: “Desejahterakan Untuk Menjadi Berkat Bagi Bangsa-Bangsa”

Saudara yang kami hormati dan kasihi,

Indonesia terletak di persimpangan jalan niaga internasional  di Asia Tenggara. Baiknya letak negeri kita sejak masa purba sampai saat ini sangat menguntungkan. Dua Negara Nasional (Sriwijaya dan Majapahit) dan saat ini Republik Indonesia, sebagai Negara Nasional Ketiga, mewarisi kekayaan Sumber Daya Alam yang sangat melimpah. Baik yang berasal dari daratan maupun lautannya.

Secara geografis dan geopolitik, Indonesia terletak di “Silang Kehidupan” dan “Silang Kematian”. Silang kehidupan berarti keberhasilan dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan (NKRI) dan perekat kesatuan Bangsa (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Lambang Negara dan Bendera Nasional/Bendera Pusaka: Sang Saka : Merah Putih, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, TNI dan POLRI yang berjiwa Nasional) dan tekat untuk bersatu: mempertahankan kesatuan Masyarakat, Bangsa dan Negara Indonesia.

Dan Tuhan telah menggenapi firman-Nya (Yesaya 45:2-3). Dalam KTN ke-49 YPPII Batu kami merenungkan Yesaya 45:2 dan KTN Emas YPPII Batu tahun ini kami menggumuli Yesaya 45:3

“Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu, bahwa Akulah TUHAN, Allah Israel, yang memanggil engkau dengan namamu”.

Bapak, Ibu dan Saudara yang kami kasihi,

Nubuatan Yesaya 45:3 berada dalam ruang dan waktu sejarah Bangsa Indonesia sejak berdirinya Republik Indonesia. Karena itu, janji berkat dan sejahtera itu juga bagi Bangsa kita Indonesia secara keseluruhan. Dan sejahtera yang kita terima dari Tuhan harus kita teruskan kepada segenap Masyarakat, Bangsa dan Negara kita serta Bangsa-Bangsa lain

Dengan menyadari potensi Sumber Daya Alam (SDA) kita yang  melimpah dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terus kita tingkatkan, kita bertekad untuk bersatu dan berjuang bagi kemaslahatan Negeri ini.

Itulah langkah kita di “Silang Kehidupan”. Akan tetapi, kalau kita tidak bersatu-padu. Tidak berkomitmen untuk bersatu, terpecah-belah dan berpisah serta melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita memasuki langkah “Silang Kematian”. Dan bisa jadi kita terancam oleh faktor-faktor yang menjadikan Indonesia sebagai Negara yang dalam posisi “warning” dan “very high alert”, dimana tekanan kepadatan penduduk, ketegangan antar-kelompok, ketimpangan ekonomi, kemiskinan/kemerosotan ekonomi, lemahnya pelayanan publik, HAM dan penegakan hukum tidak kuat, merajalelanya korupsi dan NARKOBA , rawannya keamanan, intervensi eksternal, dan lain-lain terjadi dan bertubi-tubi melanda Bangsa kita.

Karena itu kita perlu mewaspadai segala kecenderungan yang membahayakan keamanan (security) dan kemakmuran (prosperity) Bangsa kita. Kita akan selalu arif dan bijak dalam berkehendak, berfikir, merasa dan bertindak.

Kita berdoa bersama-sama agar Bangsa kita dilindungi dan diberkati senantiasa agar mampu menjadi berkat bagi Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara khususnya dan di seluruh dunia pada umumnya.

Terima kasih atas segala bantuan, baik dari Pemerintah maupun dari Gereja/Lembaga Gereja. Dari Badan-Badan Misi  yang pernah bekerja sama dengan kami dan yang masih mendukung pelayanan YPPII Batu.

SOLI DEO GLORIA

Pdt. Roland M. Octavianus

Sambutan Ketua Umum YPPII Batu