1 Korintus 15:1-4

KUASA SALIB KRISTUS

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya…”

(Roma 6:6)

            Sebelum bertobat, saya sudah berkhotbah selama tujuh tahun, baik di gereja-gereja maupun di kalangan mahasiswa. Namun baru tanggal 20 November 1957 saya sungguh-sungguh bertobat. Ketika itulah saya pertama kali melihat dan mengalami kuasa salib Kristus secara nyata dan jelas.

            Saudaraku yang kekasih, manusia lama kita tersalib beserta Kristus, artinya kita turut mati bersama Kristus, dan dosa kita turut disalibkan dan dikuburkan bersama Kristus. Peristiwa di Bukit Tengkorak atau Kalvari pada dua ribu tahun yang lalu dan kebangkitan Kristus dari kematian, telah menyelesaikan dosa saudara dan saya. Firman Tuhan menegaskan: “Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus (Roma 6:11).

         Saudaraku, menjadi orang percaya yang sejati berarti Saudara telah mati terhadap dosa, dan kenyataan itu harus diperhitungkan. Pertama, Saudara telah mati terhadap dosa di hadapan Tuhan. Kedua,Saudara mati terhadap dosa ketika dilahirkan kembali oleh Roh Kudus. Ketiga, Saudara mati terhadap dosa dalam baptisan air. Anda menolak dosa dan hidup bagi Kristus.

            Saudaraku yang kekasih, kita “mati” setiap hari, memikul salib setiap hari, dan mengiring Kristus setiap hari. Biarkanlah karya salib Kristus beroperasi di dalam setiap tabiat kita, sehingga hidup rohani kita terus bertumbuh dan berkembang. -PO-

 

“GAYA HIDUP YANG BARU IALAH

HIDUP SEMAKIN DEKAT ALLAH”

(Hudson T. Armerding)

Kuasa Salib Kristus